Postingan

9

Gambar
Akhir-akhir ini agak sulit tuk mendapatkan nyamuk, setiap ku ayunkan tanganku “prok ! pakk ! tapss!” kurasa sudah cukup cekatan ku ayunkan tangan. Tapi, tetap saja ku gagal memburu nyamuk yang sudah gemuk sekalipun. Entah, kecepatanku yang berkurang atau nyamuknya yang tambah profesional. Mikir begitu aku jadi nyengir sendiri juga, sambil menarik selimut agar tidak digigit lagi oleh nyamuk-nyamuk profesional itu. -Walau di dunia kita senang, tapi di akhirat belum tentu, di dunia ini tempat beramal, untuk selamat di akhirat-. Aku terbangun mendengar nada dering HP ku itu. Tanda ada yang menelfon. Aku sudah tau siapa yang menelfon, pasti ibuku. Karena ibu sudah kasih kabar akan datang pagi hari tuk menjenguk. Dengan suara agak parau ku ucap salam “assalamu’alaikum, iya bu” “wa’alaikumussalam, kamu jalan ke depan ya, ibu buru-buru” itu percakapan singkatnya. Dan aku hanya menjawab “iya bu”. Aku segera mencuci muka, pakai jaket dan tidak lupa rok hitamku. Tadinya si mau pakai ...

5 rules for speaking english fluency

need to know! 1. Don't study grammar too much This rule might sound strange to many ESL students, but it is one of the most important rules. If you want to pass examinations, then study grammar. However, if you want to become fluent in English, then you should try to learn English without studying the grammar. Studying grammar will only slow you down and confuse you. You will think about the rules when creating sentences instead of naturally saying a sentence like a native. Remember that only a small fraction of English speakers know more than 20% of all the grammar rules. Many ESL students know more grammar than native speakers. I can confidently say this with experience. I am a native English speaker, majored in English Literature, and have been teaching English for more than 10 years. However, many of my students know more details about English grammar than I do. I can easily look up the definition and apply it, but I don't know it off the top of my head. I often ask my ...

palestine by irfan makki

Palestine By Irfan Makki After all this time *Setelah sepanjang waktu She's still there waiting for me *Dia masih disini menungguku and no matter what life throws next *Dan gak masalah apa yg akan trjadi nti She still there,So clear to see *Dia masih disini, sangat jelas terlihat Some might wonder what love is *Cinta adalah kekuatan yg mengagumkan Some might say it's just fantasy *Beberapa berkata kekuatan itu hanya khayalan Maybe once it did exist *Mungkin salah satunya ada But now is a part of history *Namun, sekarang adalah bagian dari sejarah So long gone *Sudah sangat lama berlalu But my love is real *Namun cintaku nyata She's the source of every long night's dream *Dia sumber dari setiap mimpi yang panjang And before waking I give her my heart *Dan sebelumku bangun aku berikan hatiku padanya #reff Palestine you're all that I need *Palestina kaulah yang ku butuhkan You're my life *Kaulah hidup ku the air that I breathe *U...

kisah dari KOANTAS

Gambar
Sudah lama tidak pulang ke rumah di Bekasi. Bukan karena saya sedang kabur, tapi karena saya kuliah di UIN Syarif supaya nggak terlalu cape, saya ngekos di daerah Ciputat. Nah, karena jarak yang tidak terlalu jauh. Gak pulang dua minggu sudah dianggap lama tidak pulang. meski   entah siapa yang anggap seperti itu. :) Yang paling menarik dari perjalanan pulang itu adalah pas naik KOANTAS 510. Supper sekali rasanya. Apalagi kalau lagi ruamme banget, kapasitas koantas yang maksimal tuk 40 orang bisa jadi di dedetin ditambah kurang lebih 20 penumpang lagi. waww pokoe. 60 orang dalam satu mini bus. Kadang saya bertanya-tanya, ini polisi pada kemanaaa ya? Ko, melanggar aturan gini dibiarkan, lewat TOL pula. 510 adalah satu-satunya angkutan teririt kalau tujuan kita mau ke Terminal Kp. Rambutan. Hanya dengan ongkos 5000 rupiah bisa nyampe ke terminal tersebut. Mungkin plus waktu yang efisien, karena supirnya suka kebut-kebutan. Setidaknya selama hampir 3 semester ini sudah ...

.................?

Minggu ini terasa begitu panjang. Secara sadar saya menjadi jarang tidur dan gak nafsu makan. Saya teringat tujuan saya kuliah. Setelah jenuh satu tahun dirumah dan menekuni mengajar mengaji dan anak-anak. Saya kangen dengan dunia belajar. Maka tujuan saya kuliah, saya ingin bertemu orang-orang hebat dan ingin aktif di organisasi. Hanya ada itu di kepala saya. Hal yang  saya kurang suka dari kuliah adalah libur panjang. Libur sangat menyenangkan tapi kalau kepanjangan itu menyebalkan. Mungkin karena saya masih jadi mahasiswa buta. Sampai-sampai saya banyak salah dalam memanfaatkan liburan. Langsung aja ni k, aku nulis ini karena aku gak bisa bicara saat diskusi dengan k putri. Banyak hal yang mengganjal dan ingin disampaikan. Hal yang pertama ingin ku ungkapin, prihal LGBT. Ungkapan bahwa agamalah yang tidak menerima LGBT atau bahkan benci. Ungkapan itu aku tolak, karena dari kacamata ku, agama begitu peduli dengan LGBT(dengan cara agama). Aku teringat dengan salah satu firman...

LGBT ( Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender)

Dan (Kami telah mengutus ) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelum mu”. (Q.S. al ‘Araf:81) Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas. (Q.S. al ‘Araf:82) Membaca kedua firman Allah diatas mengingatkan kita akan satu hal. Ya ! LGBT (Lesbian Gay Biseksual Transgender). Selain memang sejarah mencatat  asal-usul bahrul maut adalah bukti kemurkaan Allah, atas kedurhakaan kebanyakan kaum Nabi Luth a.s yang lebih memilih bertahan dengan kebiasaan menyukai sesama jenis*.  Saya sangat amat setuju untuk menghargai satu sama lain. Dari golongan manapun. Sangat setuju. Sekali lagi sangat setuju akan hal itu. Dalam mengaplikasikan wujud menghargai, saya menjadikan pegangan satu hadits Rasulullah saw yang berbunyi “unshur akhooka z...

Mengaji dan Sekolah. Sekolah dan Mengaji

Dalam tulisan ini, mungkin saya akan memakai kalimat saya dan aku yang keduanya menunjukan pada diri saya. Soalnya kadang saya ngerasa terpaksa juga pakai kata pengganti “saya” dikala saya ngerasa lebih enakan pakai “aku”.hhe Hari ini, saya ingin menuis berbagai hal yang ada dalam fikiran saya. Jadi , mungkin akan agak lompat-lompat isi tulisan saya ini. Tapi, saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menulis dengan baik. Setiap insaan memiliki kisahnya masing-masing. Entah, mungkin lebih tepat “menjalani kisahnya masing-masing”. Saya teringat satu bait nazhom kitab yang artinya  “jalmi waktos dibabarkeun..henteu ujug-ujug pinter”  untuk orang Indonesia :D artinya gini “ketika seseorang dilahirkan, tidak ada yang tiba-tiba sudah berilmu” Saya percaya, bahwa Allah telah membekali semua makhluk Nya dengan bekal yang cukup untuk menjalani kehidupan. Baik apa yang melekat dalam anggota tubuh ataupun yang harus dicapa. Saat dilahirkan semua insan dalam keadaan yang s...