Postingan

LGBT ( Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender)

Dan (Kami telah mengutus ) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelum mu”. (Q.S. al ‘Araf:81) Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas. (Q.S. al ‘Araf:82) Membaca kedua firman Allah diatas mengingatkan kita akan satu hal. Ya ! LGBT (Lesbian Gay Biseksual Transgender). Selain memang sejarah mencatat  asal-usul bahrul maut adalah bukti kemurkaan Allah, atas kedurhakaan kebanyakan kaum Nabi Luth a.s yang lebih memilih bertahan dengan kebiasaan menyukai sesama jenis*.  Saya sangat amat setuju untuk menghargai satu sama lain. Dari golongan manapun. Sangat setuju. Sekali lagi sangat setuju akan hal itu. Dalam mengaplikasikan wujud menghargai, saya menjadikan pegangan satu hadits Rasulullah saw yang berbunyi “unshur akhooka z...

Mengaji dan Sekolah. Sekolah dan Mengaji

Dalam tulisan ini, mungkin saya akan memakai kalimat saya dan aku yang keduanya menunjukan pada diri saya. Soalnya kadang saya ngerasa terpaksa juga pakai kata pengganti “saya” dikala saya ngerasa lebih enakan pakai “aku”.hhe Hari ini, saya ingin menuis berbagai hal yang ada dalam fikiran saya. Jadi , mungkin akan agak lompat-lompat isi tulisan saya ini. Tapi, saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menulis dengan baik. Setiap insaan memiliki kisahnya masing-masing. Entah, mungkin lebih tepat “menjalani kisahnya masing-masing”. Saya teringat satu bait nazhom kitab yang artinya  “jalmi waktos dibabarkeun..henteu ujug-ujug pinter”  untuk orang Indonesia :D artinya gini “ketika seseorang dilahirkan, tidak ada yang tiba-tiba sudah berilmu” Saya percaya, bahwa Allah telah membekali semua makhluk Nya dengan bekal yang cukup untuk menjalani kehidupan. Baik apa yang melekat dalam anggota tubuh ataupun yang harus dicapa. Saat dilahirkan semua insan dalam keadaan yang s...

Silaturahim

Gambar
Yesterday i silaturahim my teacher in MtsN Jatiasih. For long time i plan this agenda.  After mengaji i feel sleepy cause i wake up at 3 a.m then continued my comic and i don’t know why.. i want to read k Putri post on her blog. And then Read k Putri blog made my sleepy gone. Heehe. Last yesterday i have called my friend, Chairunisa (Anis) . I invited her for silaturahim our teacher. The begining i want to called at teacher on Wednesday. But, Anis can’t. So, move on Thursday. I remind Anis for went at 9 o’clock. But she replied my message at 09:28 !. With the question “ jadi ?” .hh.... i just answered “yes, at 10 o’clock”. My school not to far from home about 1 km may be more. So seldom transportation to my school. Was time ,i walked to school often. Cause if waiting the transport that’s need so much time. Until now stiil seldom transportation to there. So, Anis brought her motor cycle. We brought some cake tin. When arrived at school we surprised. Many something have ch...

harapan,

Gambar
Saya selalu terpesona dengan sosok insan yang tergila-gila dengan buku (pastinya dibaca). Saya iri dengan insan yang menjalankan perintah Allah yang pertamakali turun ini. Salah satu dari tak terhitungnya kasih sayang Allah, yang akan sangat beruntung jika dilaksanakan. Saya tidak bisa menahan uang tabungan saya jika melihat buku yang menarik hati saya. Tapi, belum tentu juga bukunya saya baca sampai khatam. Ampun ! saya mah. Saya bingung sama diri saya sendiri. Bagi saya, orang yang dianugerahi minat yang kuat dengan ilmu pengetahuan adalah orang yang paling beruntung setelah akhlaqul mahmudah. Saya sering membayangkan, menjadi pribadi yang mampu berbagi ilmu sampai titik yang sering dianggap remeh. Saya ingin bisa berbagi ilmu-ilmu yang luar biasa dengan orang disekitar saya. Terutama, pada anak-anak ngaji. Saya ingin bisa membuat mereka tertarik dengan membaca, tertarik untuk menyelami indahnya ilmu pengetahuan. Sebesarapapun keinginan, saya sadar tidak akan terwujud jika saya...

aku dan anak-anak

Rumah terasa bagaikan pasar kalau anak-anak TK sudah mulai mulai masuk kembali. Rumahku yang berdempetan langsung denganTK dan pengajian selalu ramai dengan suara anak-anak. Hanya hari sabtu saja, baru bisa lowong. Tapi, pas malamnya ramai lagi dengan suara anak-anak remaja yang mengaji. Meskipun kadang ngerasa rungsing sendiri, apalagi kalau bagian anak-anak kelas 1,2,3 yang mengaji. Subhanallah masya Allah astaghfirullah ! mereka bisa menciptakan suasana pasar. Keheningan mereka baru bisa diatasi jika ibuku terjun langsung, hehehe. Aku sendiri, ngapain ya kalau di rumah? :D. Dua tahun lalu, aku rutin mengajar tanpa libur, menggantikan ibu. Ibu memegang pengajian di luar rumah dan aku bagian memegang anak-anak yang mengaji di rumah. mengajar gak ada libur itu...rasanya...hmm...ni’mat tenaan. Aku sangat menikmati bisa mengaji lagi meskipun dengan posisiku yang berbeda. Meski kadang lelah dan berharap bisa libur. Tapi, mengaji lebih menyenangkan daripada libur.( Untuk sekarang, aku han...

Biografi Singkat 6 Periwayat Hadits

Saya menjadikan kitab Ash-sholah ‘alaa madzhabil ‘arba’ah karya syaikh Abdul Qadir Ar-Rahbawi   sebagai sumber rujukan dalam tulisan ini. BIOGRAFI SINGKAT  IMAM PERAWI HADITS 1.        Imam Bukhori Memiliki nama asli Abu ‘Abdillah Muhammad bin Isma’il Al-Bukhari di lahirkan pada tahun 194 H dan wafat tahun 256 H. Beliau belajar hadits dari para ahli hadits sejak berusia 11 tahun. Imam Bukhari pernah berkata: “Aku telah mengeluarkan dalam kitab shahih Bukhari kurang lebih 600.000 hadits. Dan aku tidak menulis satu hadits pun kecuali sebelumnya aku mengerjakan shalat dua raka’at terlebih dahulu.” 2.        Imam Muslim Beliau adalah Abu Husain Muslim bin Al-Hajjaj bin Muslim Al-Qusyairi An-Naisaburi. Di lahirkan pada tahun 204 H dan wafat tahun 261 H. Beliau pernah berkata: “Aku telah menulis kumpulan hadits sebanyak 300.000 hadits yang semuanya ku dengar langsung dari para penghafal hadits.” ...

MERDEKA

Saat memasuki gerbang kampus ada yang berbeda. Banner raksasa berisikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru, berganti dengan ucapan Dirgahayu Indonesia ke 70, Ayo Kerja. Saya tersenyum melihat kalimat itu, bagian “ayo kerja” nya. Tiba-tiba fikiran saya mengarah pada satu pernyataan : ya, sebagian besar penduduk negeri ini masih banyak yang terjajah oleh diri sendiri. Terjajah atas kebiasaan konsumtif. Sehingga wajar saja Indonesia dijadikan salah satu target pasar oleh buanyak produsen asing.   AYO KERJA. Kerja untuk mempertahankan martabat bangsa ini, kerja untuk melahirkan kreatifitas-kreatifitas baru. Kerja bersih dan jujur untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan penduduk serta Indonesia benar-benar merdeka. Kerja, dan kembalikan harga diri bangsa ini. Itulah esensi kalimat Ayo kerja yang ada di benak saya. Sekali lagi saya terhanyut dalam kalimat merdeka. Saya teringat dengan kalimat sayyidina Ali karomallahu wajhah tentang kemerdekaan. “Laa syai-a atsmanu minal ...